Quarter Life Crisis - Gua Bingung Harus Apa dan Gimana?




Konon fase beranjak dari remaja menuju dewasa seringkali membuat kita terkadang merasa ga berguna. Selain itu, selalu mencemaskan hal-hal yang belum terjadi di masa mendatang. Nah, kalian pernah ga sih merasa seperti itu? Kalo iya, simak yuk artikel ini.

Tahu ga sih fase-fase yang sebagian besar kalian rasakan itu adalah Quarter Life Crisis (QLC). Apa tuh QLC? Quarter Life Crisis dapat diartikan fase seseorang yang sedang mengalami krisis emosional, seperti depresi, frustasi, overthinking akan segala hal, bahkan rasa cemas yang berlebihan dan sulit untuk keluar dari zona tersebut.

Beberapa pertanyaan yang seringkali muncul atau melintas dipikiran, seperti:

"Gimana ya nasib gua ke depan?"

"Apa gua bisa wujudin semua mimpi gua?"

"Nanti kira-kira gua bakal nikah ga sih?"

"Apa sih target gua di usia sekarang?"

"Keknya gua ga punya pencapaian apa-apa deh"

Sering ga sih kalian mikir hal-hal seperti itu atau semacamnya, ragu akan mimpi dan melangkah. Itu termasuk fase dari krisis emosional, lho!

Dilansir dari kejarmimpi.id, menurut peneliti dan pengajar Psikologi dari University of Greenwich, London, Dr. Oliver Robinson, ada empat fase dalam QLC. Pertama, perasaan terjebak dalam sebuah situasi entah itu pekerjaan, hubungan atau hal lainnya. Kedua, harapan bahwa akan muncul sebuah perubahan dalam hidup. Ketiga, mulai membangun kembali hidup yang baru. Keempat, mengukuhkan komitmen seputar aspirasi, motivasi dan tujuan.

Namun, perlu diingat bahwa jangan terlalu larut dalam fase krisis emosi ini, karena semakin lama kamu terjebak di fase ini, justru menghambat mimpi-mimpi mu yang lain, lho. Nah, ada beberapa tips dan cara dari penulis agar kamu mampu menghadapi QLC ini.

1. Rasakan Semua Fase 

Maksudnya, ya sudah, cukup rasain dan gapapa banget ngerasa kalo lu tertinggal. Tapi, lagi-lagi di sini penulis ingetin bahwa ga ada manusia yang tertinggal dari apapun. Karena kita ga sedang berlomba dengan siapapun atau apapun. 

2. Jalani Hidup 

Tetap jalani kehidupan keseharian lu sebagaimana biasanya, boleh cemas. Tapi, jangan berlebihan. Karena, poros bumi tetap berjalan.

3. Nikmati Setiap Momen atau Peristiwa 

Yang harus lu sadari adalah nikmati masa-masa ini, masa-masa di mana waktu ga pernah terulang lagi. Jangan hanya berfokus sama kecemasan dalam diri lu aja.

4. Jadi Manusia Yang Lebih Baik

Pepatah lama mengatakan "Hari esok akan lebih baik dari hari ini," Itu benar, bahwasanya setiap hari jika kita ketemu sama orang berbeda, maka pemikiran dan wawasan kita akan lebih luas. Tetap jalani hari ini dengan baik, tapi besok harus lebih baik. Jika hari ini tidak bisa tersenyum, maka besok kita bisa tersenyum dengan hal-hal kecil atau obrolan ringan.

Ya, mungkin itu aja dari penulis. Jika ada kesalahan atau kekurangan, penulis membuka saran dan kritik dari kalian. Semangat terus menjalani kehidupan, walau berat kita pasti bisa. Mungkin kata semangat udah klasik, cuman mau bilang bertahan buat hal-hal baik di depan sana, yaa. See u on top.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Permasalahan dan Keresahan

Pertemuan Tak Disengaja