Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

Tentang Hujan, Rasa & Luka (PART I)

Gambar
foto by : pinterest  Kita sudah selesai, ya? Sebelumnya, aku tak pernah menyangka bahwa pertemuan 'kita' terjadi hanya sesingkat ini. Padahal awalnya kamu yang meyakinkanku perihal rasa, aku yang tadinya tidak ingin terlibat dan menjalin hubungan dengan seseorang justru kamu yakinkan aku dengan sebegitu hebatnya.  Terlalu munafik jika aku berkata aku sudah melupakanmu sepenuhnya, terlalu munafik jika aku berkata aku ikhlas dengan keputusanmu yang didasari atas dasar ego-mu itu. Kamu ingat gak, sih? Waktu itu tepatnya saat sore hari, saat kita hendak ke kedai kopi untuk mengenal lebih dekat kan hari itu hujan ya. Lalu, kamu belokan motormu ke sebuah toko untuk kita berteduh. "Hujan, Za. Kamu mau pakai jas ujan punyaku?" tanyamu  "Iya, Al. Ngga, kita tunggu hujannya rada reda dikit ya, kalo aku pakai jas ujan Kamu, nanti kamu sakit," ucapku menolak "Oke. Aku gak masalah keujanan, aku kan pakai hoodie tebel ini, yaudah kita tunggu ya. Mungkin beberapa meni...

Yang Kukira Rumah, Ternyata Hanya Melepas Gundah

Gambar
foto by: wndr.azr  Jika pada hari itu, hari di mana kita bertemu, aku tidak mengizinkanmu masuk ke duniaku, mungkin aku takkan pernah merasa sehancur ini.  Bukankah kamu tau bahwa duniaku penuh kegelapan? penuh pecahan gelas dan kebisingan yang membuatku tak nyaman. Kehadiranmu bak pelangi yang mampu mewarnai dunia sang gadis monokrom ini. Kalau pada akhirnya seperti ini, mengapa kau membawa khayalanku begitu tinggi?  Kalau pada akhirnya memang tak bisa, mengapa kau mengungkapkan rasa? Kalau pada akhirnya berpisah, mengapa kau memberi banyak memori indah? Awalnya kau adalah orang yang paling tidak mau melihat aku kesepian, namun pada akhirnya kau lah yang meninggalkanku pada pahitnya rasa sepi itu. Aku tahu sepi itu hanya perasaan, bukan keadaan. Namun, mengapa sambutanmu sangat hangat Tuan? Luka yang masih basah ini, kembali kau timpa dengan luka yang lebih perih. Bagaikan luka karena goresan yang belum kering, kau basahi lagi luka itu. Lantas, sejak saat itu aku tak lag...

Trauma Hingga Lupa Cara Jatuh Cinta

Gambar
foto by: wndr.azr Pertemuan yang terjadi tak sengaja itu membuatku kembali dengan bualan cinta yang sudah lama tak ku rasakan. Mungkin aku merasakan jatuh cinta yang sangat dalam sekitar dua tahun lalu. Dan sejak saat itu, aku jadi orang yang buta akan cinta bahkan beberapa ajakan laki-laki untuk membangun hubungan denganku saja, aku selalu menolaknya. Aku jatuh cinta kembali saat aku bertemu denganmu dari pertemuan yang sangat tak disengaja. Memang benar ya? Katanya cinta kadang datang disaat kita sedang tidak berekspektasi apapun tentang cinta tersebut. Perlahan tapi pasti kita semakin dekat dan intens. Lalu pada suatu malam sehabis kita jalan berdua, kamu berbicara dan menyatakan rasa itu padaku. Wah sangat senang sekali aku, betapa tidak? Aku sudah menyukaimu sedari awal pertemuan kita. Hari hari berjalan sangat menyenangkan, awalnya. Kita bak pasangan yang dimabuk romansa kala itu, bahkan mengingat keindahan bahwa kita pernah bersama saja, bagaikan seperti mimpi indah di tengah ha...