Tentang Hujan, Rasa & Luka (PART I)
foto by : pinterest Kita sudah selesai, ya? Sebelumnya, aku tak pernah menyangka bahwa pertemuan 'kita' terjadi hanya sesingkat ini. Padahal awalnya kamu yang meyakinkanku perihal rasa, aku yang tadinya tidak ingin terlibat dan menjalin hubungan dengan seseorang justru kamu yakinkan aku dengan sebegitu hebatnya. Terlalu munafik jika aku berkata aku sudah melupakanmu sepenuhnya, terlalu munafik jika aku berkata aku ikhlas dengan keputusanmu yang didasari atas dasar ego-mu itu. Kamu ingat gak, sih? Waktu itu tepatnya saat sore hari, saat kita hendak ke kedai kopi untuk mengenal lebih dekat kan hari itu hujan ya. Lalu, kamu belokan motormu ke sebuah toko untuk kita berteduh. "Hujan, Za. Kamu mau pakai jas ujan punyaku?" tanyamu "Iya, Al. Ngga, kita tunggu hujannya rada reda dikit ya, kalo aku pakai jas ujan Kamu, nanti kamu sakit," ucapku menolak "Oke. Aku gak masalah keujanan, aku kan pakai hoodie tebel ini, yaudah kita tunggu ya. Mungkin beberapa meni...