Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Seusai Kepergianmu

Gambar
Delapan bulan setelah kamu pergi, memilih jalan lain dan mengakhiri yang "kita" mulai dahulu. Sejak saat itu, bahkan sampai kini, aku masih ingat kebersamaan kita saat bersua. Bagaimana cara kamu menenangkanku, bagaimana caramu menghibur kala hariku tidak baik-baik saja, bagaimana aku dan kamu tertawa bersama di atas sepeda motor saat mengelilingi kota, dan hal sederhana lainnya. Hal sederhana yang dapat dikatakan sebagai sesuatu yang berharga dan sulit untuk didapatkan. Kukira kamu akan menjadi pelabuhan terakhir dan menemani hari-hariku hingga akhir cerita, namun pada nyatanya kamu memilih menyudahi segala naskah yang sempat "kita" bangun bersama, akibatnya naskah cerita tersebut tidak memiliki akhir cerita sepeti yang pernah "kita" bayangkan. Tidak seindah kata-katamu saat awal perkenalan, tapi tak apa. Ya. Tidak apa. Lagipula, siapa yang menjamin setiap naskah akan sempurna? siapa yang menjamin setiap cerita punya akhir cerita yang bah...