Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Catatan Broken Home

Gambar
  sumber gambar: pinterest Dahulu, Aku memiliki istana Istana yang membuatku bahagia di dalamnya Istana yang memberiku rasa hangat di dalamnya Istana yang penuh dengan kelembutan sang penghuninya Banyak sekali gelak tawa dan cerita di sana Sebelum akhirnya rasa bahagia, hangat, kelembutan serta gelak tawa dan cerita itu hilang tenggelam dalam nestapa Istana itu hancur seketika Hanya karena sebuah pertikaian yang tak ada hentinya Hingga perpisahan adalah jalan akhir dari cerita keluarga cemara yang kini hanyalah fiksi belaka Sejujurnya, saat itu aku masih menjadi gadis kecil dan tidak mengerti apa arti perpisahan Yang aku tahu, mama dan papa pergi meninggalkan istana itu Mereka lebih memilih membagun istana baru Dan kisah yang baru dan tentunya dengan seseorang yang baru Perlahan aku tumbuh menjadi seorang remaja, perlahan pula aku menerima keadaan Bahwa apa yang saat itu ada, takkan pernah terulang bahkan jika aku rindu mereka Bahwa apa-apa yang telah berlalu, ta...

Pertemuan Tak Disengaja

Gambar
Pada sore hari yang cerah aku pergi ke satu tempat yang dulu menjadi tempat spesial bagiku, karena di sana terdapat hal-hal indah yang pernah kurasakan bersama seseorang spesial, sebut saja ia mantan kekasihku. Aku sengaja memang berkunjung ke cafe itu, hitung-hitung aku sekalian mencari ide segar untuk mengerjakan deadline tugas kuliah yang sudah di depan mata. Tentunya, aku kesana bersama seorang teman dekat yang memang niatnya kami mengerjakan tugas bersama. Tak menunggu lama, pesananku datang, segelas es cappucino dan mie goreng chicken katsu level 4, juga pesanan temanku. Lanjut, kami pun terus berkutat dengan tugas yang deadline nya tepat esok hari. Cukup lama aku dan temanku di sana, menghabiskan waktu sampai tidak sadar bahwa hari sudah tengah malam, ya waktu menujukkan pukul 22.15 WIB. Tugas-tugas kami pun sudah hampir selesai, tinggal lanjut esok hari di rumah, haha kami memang mahasiswa yang sering mepet deadline.  Seusai itu, aku rapih-rapih untuk bersiap pulang, aku da...

April: Hari Setelah Kamu Pergi

Gambar
Hei, apa kabar? Aku harap kamu baik-baik saja, karena di sini aku (berusaha) baik-baik juga. Kamu tahu, ada banyak hal setelah kamu memilih pergi. Namun, makin banyak juga luka setelah kita berpisah. Aku tak tahu caranya untuk memulai kisah baru, aku tak tahu caranya memulai obrolan dengan seseorang yang baru, bahkan aku tak tahu cara melupakanmu. Entah aku yang tak tahu, atau aku yang tak mau. Yang pasti, setelah hari perpisahan itu, aku belum benar-benar menjalani hidup dengan baik, karena aku hanya terlihat (seolah) baik. Mungkin, kamu sudah muak dengan kata-kataku, bahwa aku masih menanti sosokmu. Yang harus kamu tahu, aku selalu ada, jika kamu butuh dalam segala suasana. Jadi, jangan sungkan untuk menghubungiku, ya. Aku sayang kamu dengan apa yang ada dalam dirimu. Tapi, satu hal yang kusadari, bahwa rasa yang telah lalu, sulit untuk diperbaiki atau diulangi. Singkatnya, aku belum benar-benar melupakanmu seutuhnya, melainkan melupakanmu sekedarnya. Maaf, jika terkesan berle...