Catatan Broken Home
sumber gambar: pinterest
Dahulu,
Aku memiliki istanaIstana yang membuatku bahagia di dalamnya
Istana yang memberiku rasa hangat di dalamnya
Istana yang penuh dengan kelembutan sang penghuninya
Banyak sekali gelak tawa dan cerita di sana
Sebelum akhirnya rasa bahagia, hangat, kelembutan serta gelak tawa dan cerita itu hilang tenggelam dalam nestapa
Istana itu hancur seketika
Hanya karena sebuah pertikaian yang tak ada hentinya
Hingga perpisahan adalah jalan akhir dari cerita keluarga cemara yang kini hanyalah fiksi belaka
Sejujurnya, saat itu aku masih menjadi gadis kecil dan tidak mengerti apa arti perpisahan
Yang aku tahu, mama dan papa pergi meninggalkan istana itu
Mereka lebih memilih membagun istana baru
Dan kisah yang baru dan tentunya dengan seseorang yang baru
Perlahan aku tumbuh menjadi seorang remaja, perlahan pula aku menerima keadaan
Bahwa apa yang saat itu ada, takkan pernah terulang bahkan jika aku rindu mereka
Bahwa apa-apa yang telah berlalu, takkan pernah ada di masa depan
Bahwa masa lalu hanyalah untaian kata yang sebatas impian
Kini,
Aku hanyalah gadis yang kesepian,
Merindu tanpa pernah menggapai kembali kehangatan
Apalah arti keluarga harmonis untuk anak yang hanya merasakannya dalam sekejap
Bahkan saat anak itu belum tahu alasan orang tua mereka berpisah
Kini,
Aku hanya bisa terdiam, untuk mencoba menerima keadaan
Walau mungkin terlalu berat, namun dipaksa kuat
Perlahan aku sadar, bahwa semua yang ada tujuh belas tahun lalu, takkan pernah terulang kembali
Pun jika itu terjadi, aku percaya bahwa hal tersebut hanya mimpi
Mimpi indah dari Tuhan, karena kenyataan terlalu sakit untuk diterima
Satu mimpiku, ingin mereka kembali di istana lama --- walaupun mustahil kedengerannya---
Bahagia, ya. Pah, Mah.
Tertanda,
Gadis Kecilmu

Komentar
Posting Komentar