Postingan

Tentang Hujan, Rasa & Luka (PART I)

Gambar
foto by : pinterest  Kita sudah selesai, ya? Sebelumnya, aku tak pernah menyangka bahwa pertemuan 'kita' terjadi hanya sesingkat ini. Padahal awalnya kamu yang meyakinkanku perihal rasa, aku yang tadinya tidak ingin terlibat dan menjalin hubungan dengan seseorang justru kamu yakinkan aku dengan sebegitu hebatnya.  Terlalu munafik jika aku berkata aku sudah melupakanmu sepenuhnya, terlalu munafik jika aku berkata aku ikhlas dengan keputusanmu yang didasari atas dasar ego-mu itu. Kamu ingat gak, sih? Waktu itu tepatnya saat sore hari, saat kita hendak ke kedai kopi untuk mengenal lebih dekat kan hari itu hujan ya. Lalu, kamu belokan motormu ke sebuah toko untuk kita berteduh. "Hujan, Za. Kamu mau pakai jas ujan punyaku?" tanyamu  "Iya, Al. Ngga, kita tunggu hujannya rada reda dikit ya, kalo aku pakai jas ujan Kamu, nanti kamu sakit," ucapku menolak "Oke. Aku gak masalah keujanan, aku kan pakai hoodie tebel ini, yaudah kita tunggu ya. Mungkin beberapa meni...

Yang Kukira Rumah, Ternyata Hanya Melepas Gundah

Gambar
foto by: wndr.azr  Jika pada hari itu, hari di mana kita bertemu, aku tidak mengizinkanmu masuk ke duniaku, mungkin aku takkan pernah merasa sehancur ini.  Bukankah kamu tau bahwa duniaku penuh kegelapan? penuh pecahan gelas dan kebisingan yang membuatku tak nyaman. Kehadiranmu bak pelangi yang mampu mewarnai dunia sang gadis monokrom ini. Kalau pada akhirnya seperti ini, mengapa kau membawa khayalanku begitu tinggi?  Kalau pada akhirnya memang tak bisa, mengapa kau mengungkapkan rasa? Kalau pada akhirnya berpisah, mengapa kau memberi banyak memori indah? Awalnya kau adalah orang yang paling tidak mau melihat aku kesepian, namun pada akhirnya kau lah yang meninggalkanku pada pahitnya rasa sepi itu. Aku tahu sepi itu hanya perasaan, bukan keadaan. Namun, mengapa sambutanmu sangat hangat Tuan? Luka yang masih basah ini, kembali kau timpa dengan luka yang lebih perih. Bagaikan luka karena goresan yang belum kering, kau basahi lagi luka itu. Lantas, sejak saat itu aku tak lag...

Trauma Hingga Lupa Cara Jatuh Cinta

Gambar
foto by: wndr.azr Pertemuan yang terjadi tak sengaja itu membuatku kembali dengan bualan cinta yang sudah lama tak ku rasakan. Mungkin aku merasakan jatuh cinta yang sangat dalam sekitar dua tahun lalu. Dan sejak saat itu, aku jadi orang yang buta akan cinta bahkan beberapa ajakan laki-laki untuk membangun hubungan denganku saja, aku selalu menolaknya. Aku jatuh cinta kembali saat aku bertemu denganmu dari pertemuan yang sangat tak disengaja. Memang benar ya? Katanya cinta kadang datang disaat kita sedang tidak berekspektasi apapun tentang cinta tersebut. Perlahan tapi pasti kita semakin dekat dan intens. Lalu pada suatu malam sehabis kita jalan berdua, kamu berbicara dan menyatakan rasa itu padaku. Wah sangat senang sekali aku, betapa tidak? Aku sudah menyukaimu sedari awal pertemuan kita. Hari hari berjalan sangat menyenangkan, awalnya. Kita bak pasangan yang dimabuk romansa kala itu, bahkan mengingat keindahan bahwa kita pernah bersama saja, bagaikan seperti mimpi indah di tengah ha...

Permasalahan dan Keresahan

Gambar
Waktu bergulir begitu cepat, hingga aku berpikir bahwa aku berjalan terlalu lambat. Dunia seolah tak memberi jeda, dari masalah-masalah yang terus ada. Benar kata pepatah yang mengatakan bahwa dunia memang tempatnya masalah.  Kita tak pernah bisa memungkiri bahwa hidup memang memiliki putaran, kadang di atas, pun kadang di bawah. Hanya saja kita sebagai manusia sering lupa jika sedang berada di atas, lalu sering mengeluh saat berada di titik terbawah.  Seringkali kehidupan memberi kita pelajaran, entah tentang kesabaran, keikhlasan bahkan tentang terbiasa dan lainnya. Sebenernya, masalah yang terus ada itu membentuk manusia menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya, hanya saja kadang manusia berpikir bahwa masalah hanya mempersulit jalan hidupnya. Tuhan tahu yang terbaik untuk hamba-Nya, bahkan Dia lebih tahu apa yang terjadi di depan, daripada kita sebagai hamba-Nya. Sebab itu, terkadang Tuhan memberi kode-kode pada kita bahwa kita harus lebih sabar, ikhl...

Tentang Hujan dan Kenangan

Gambar
Petang itu langit terlihat sedikit gelap dan kelabu. Semilir angin pun berhembus, daun-daun menari, perlahan tetes demi tetes air membasahi muka bumi. Hujan pun terus turun hingga malam hari tiba. Hufff, sejuk dan damai sekali, Tuhan. Seraya hujan turun, lamunan dan ingatanku sedikit mengingatnya.  Lebih tepatnya, mengingat kebersamaan dan kenangan saat kami masih bersama, saat semesta memberi rasa yang sangat bahagia. Bersamanya adalah hal yang terindah, namun bersamanya juga adalah luka yang sangat parah. Tidak, aku tidak berbicara tentang lukanya. Hanya saja, dia yang pernah menjadi pusat semesta dan tempatku berkeluh kesah, kini sudah sangat asing.  Memang, sih, banyak orang yang berkata bahwa aku pasti bisa untuk lupa, aku pasti bisa tanpa hadirnya, aku pasti bisa kembali ceria. Aku tahu tujuan mereka memang baik, tapi memang kadang akal dan hati terlalu munafik.  Kalau kata Juicy Luicy dalam lagu Tampar, sih, gini "Hujan samarkan derasnya, tutup air mata, temani kec...

Kesalahan Berujung Penyesalan

Gambar
  Setiap orang pernah melakukan kesalahan, setiap orang pernah menyesal di kemudian hari akibat kesalahan yang ia buat sendiri. Beberapa orang yang melakukan kesalahan fatal di masa lalu, mungkin terus mengingat kesalahan tersebut sebagai suatu penyesalan dan selalu berpikir "andai, andai, dan andai". Adapun beberapa orang yang pernah melakukan kesalahan di masa lalu, justru bergerak maju dan sadar bahwa kesalahan tersebut dapat dijadikan sebuah evaluasi diri, atau langkah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kata beberapa orang sih, kesalahan adalah sebuah pembelajaran, kesalahan adalah cara kita untuk tahu mana yang benar & salah di kemudian hari. Manusia tak pernah terlepas dari salah, karena manusia adalah tempatnya salah. Tidak ada manusia yang benar-benar sempurna tanpa melakukan kesalahan-kesalahan dalam hidupnya.  Semesta memaksa semua orang untuk bergerak maju ke depan mengikuti waktu, bukan menoleh ke belakang dengan membuang waktu.  Kita bisa belajar dari...

Catatan Broken Home

Gambar
  sumber gambar: pinterest Dahulu, Aku memiliki istana Istana yang membuatku bahagia di dalamnya Istana yang memberiku rasa hangat di dalamnya Istana yang penuh dengan kelembutan sang penghuninya Banyak sekali gelak tawa dan cerita di sana Sebelum akhirnya rasa bahagia, hangat, kelembutan serta gelak tawa dan cerita itu hilang tenggelam dalam nestapa Istana itu hancur seketika Hanya karena sebuah pertikaian yang tak ada hentinya Hingga perpisahan adalah jalan akhir dari cerita keluarga cemara yang kini hanyalah fiksi belaka Sejujurnya, saat itu aku masih menjadi gadis kecil dan tidak mengerti apa arti perpisahan Yang aku tahu, mama dan papa pergi meninggalkan istana itu Mereka lebih memilih membagun istana baru Dan kisah yang baru dan tentunya dengan seseorang yang baru Perlahan aku tumbuh menjadi seorang remaja, perlahan pula aku menerima keadaan Bahwa apa yang saat itu ada, takkan pernah terulang bahkan jika aku rindu mereka Bahwa apa-apa yang telah berlalu, ta...