Postingan

Permasalahan dan Keresahan

Gambar
Waktu bergulir begitu cepat, hingga aku berpikir bahwa aku berjalan terlalu lambat. Dunia seolah tak memberi jeda, dari masalah-masalah yang terus ada. Benar kata pepatah yang mengatakan bahwa dunia memang tempatnya masalah.  Kita tak pernah bisa memungkiri bahwa hidup memang memiliki putaran, kadang di atas, pun kadang di bawah. Hanya saja kita sebagai manusia sering lupa jika sedang berada di atas, lalu sering mengeluh saat berada di titik terbawah.  Seringkali kehidupan memberi kita pelajaran, entah tentang kesabaran, keikhlasan bahkan tentang terbiasa dan lainnya. Sebenernya, masalah yang terus ada itu membentuk manusia menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya, hanya saja kadang manusia berpikir bahwa masalah hanya mempersulit jalan hidupnya. Tuhan tahu yang terbaik untuk hamba-Nya, bahkan Dia lebih tahu apa yang terjadi di depan, daripada kita sebagai hamba-Nya. Sebab itu, terkadang Tuhan memberi kode-kode pada kita bahwa kita harus lebih sabar, ikhl...

Tentang Hujan dan Kenangan

Gambar
Petang itu langit terlihat sedikit gelap dan kelabu. Semilir angin pun berhembus, daun-daun menari, perlahan tetes demi tetes air membasahi muka bumi. Hujan pun terus turun hingga malam hari tiba. Hufff, sejuk dan damai sekali, Tuhan. Seraya hujan turun, lamunan dan ingatanku sedikit mengingatnya.  Lebih tepatnya, mengingat kebersamaan dan kenangan saat kami masih bersama, saat semesta memberi rasa yang sangat bahagia. Bersamanya adalah hal yang terindah, namun bersamanya juga adalah luka yang sangat parah. Tidak, aku tidak berbicara tentang lukanya. Hanya saja, dia yang pernah menjadi pusat semesta dan tempatku berkeluh kesah, kini sudah sangat asing.  Memang, sih, banyak orang yang berkata bahwa aku pasti bisa untuk lupa, aku pasti bisa tanpa hadirnya, aku pasti bisa kembali ceria. Aku tahu tujuan mereka memang baik, tapi memang kadang akal dan hati terlalu munafik.  Kalau kata Juicy Luicy dalam lagu Tampar, sih, gini "Hujan samarkan derasnya, tutup air mata, temani kec...

Kesalahan Berujung Penyesalan

Gambar
  Setiap orang pernah melakukan kesalahan, setiap orang pernah menyesal di kemudian hari akibat kesalahan yang ia buat sendiri. Beberapa orang yang melakukan kesalahan fatal di masa lalu, mungkin terus mengingat kesalahan tersebut sebagai suatu penyesalan dan selalu berpikir "andai, andai, dan andai". Adapun beberapa orang yang pernah melakukan kesalahan di masa lalu, justru bergerak maju dan sadar bahwa kesalahan tersebut dapat dijadikan sebuah evaluasi diri, atau langkah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kata beberapa orang sih, kesalahan adalah sebuah pembelajaran, kesalahan adalah cara kita untuk tahu mana yang benar & salah di kemudian hari. Manusia tak pernah terlepas dari salah, karena manusia adalah tempatnya salah. Tidak ada manusia yang benar-benar sempurna tanpa melakukan kesalahan-kesalahan dalam hidupnya.  Semesta memaksa semua orang untuk bergerak maju ke depan mengikuti waktu, bukan menoleh ke belakang dengan membuang waktu.  Kita bisa belajar dari...

Catatan Broken Home

Gambar
  sumber gambar: pinterest Dahulu, Aku memiliki istana Istana yang membuatku bahagia di dalamnya Istana yang memberiku rasa hangat di dalamnya Istana yang penuh dengan kelembutan sang penghuninya Banyak sekali gelak tawa dan cerita di sana Sebelum akhirnya rasa bahagia, hangat, kelembutan serta gelak tawa dan cerita itu hilang tenggelam dalam nestapa Istana itu hancur seketika Hanya karena sebuah pertikaian yang tak ada hentinya Hingga perpisahan adalah jalan akhir dari cerita keluarga cemara yang kini hanyalah fiksi belaka Sejujurnya, saat itu aku masih menjadi gadis kecil dan tidak mengerti apa arti perpisahan Yang aku tahu, mama dan papa pergi meninggalkan istana itu Mereka lebih memilih membagun istana baru Dan kisah yang baru dan tentunya dengan seseorang yang baru Perlahan aku tumbuh menjadi seorang remaja, perlahan pula aku menerima keadaan Bahwa apa yang saat itu ada, takkan pernah terulang bahkan jika aku rindu mereka Bahwa apa-apa yang telah berlalu, ta...

Pertemuan Tak Disengaja

Gambar
Pada sore hari yang cerah aku pergi ke satu tempat yang dulu menjadi tempat spesial bagiku, karena di sana terdapat hal-hal indah yang pernah kurasakan bersama seseorang spesial, sebut saja ia mantan kekasihku. Aku sengaja memang berkunjung ke cafe itu, hitung-hitung aku sekalian mencari ide segar untuk mengerjakan deadline tugas kuliah yang sudah di depan mata. Tentunya, aku kesana bersama seorang teman dekat yang memang niatnya kami mengerjakan tugas bersama. Tak menunggu lama, pesananku datang, segelas es cappucino dan mie goreng chicken katsu level 4, juga pesanan temanku. Lanjut, kami pun terus berkutat dengan tugas yang deadline nya tepat esok hari. Cukup lama aku dan temanku di sana, menghabiskan waktu sampai tidak sadar bahwa hari sudah tengah malam, ya waktu menujukkan pukul 22.15 WIB. Tugas-tugas kami pun sudah hampir selesai, tinggal lanjut esok hari di rumah, haha kami memang mahasiswa yang sering mepet deadline.  Seusai itu, aku rapih-rapih untuk bersiap pulang, aku da...

April: Hari Setelah Kamu Pergi

Gambar
Hei, apa kabar? Aku harap kamu baik-baik saja, karena di sini aku (berusaha) baik-baik juga. Kamu tahu, ada banyak hal setelah kamu memilih pergi. Namun, makin banyak juga luka setelah kita berpisah. Aku tak tahu caranya untuk memulai kisah baru, aku tak tahu caranya memulai obrolan dengan seseorang yang baru, bahkan aku tak tahu cara melupakanmu. Entah aku yang tak tahu, atau aku yang tak mau. Yang pasti, setelah hari perpisahan itu, aku belum benar-benar menjalani hidup dengan baik, karena aku hanya terlihat (seolah) baik. Mungkin, kamu sudah muak dengan kata-kataku, bahwa aku masih menanti sosokmu. Yang harus kamu tahu, aku selalu ada, jika kamu butuh dalam segala suasana. Jadi, jangan sungkan untuk menghubungiku, ya. Aku sayang kamu dengan apa yang ada dalam dirimu. Tapi, satu hal yang kusadari, bahwa rasa yang telah lalu, sulit untuk diperbaiki atau diulangi. Singkatnya, aku belum benar-benar melupakanmu seutuhnya, melainkan melupakanmu sekedarnya. Maaf, jika terkesan berle...

Seusai Kepergianmu

Gambar
Delapan bulan setelah kamu pergi, memilih jalan lain dan mengakhiri yang "kita" mulai dahulu. Sejak saat itu, bahkan sampai kini, aku masih ingat kebersamaan kita saat bersua. Bagaimana cara kamu menenangkanku, bagaimana caramu menghibur kala hariku tidak baik-baik saja, bagaimana aku dan kamu tertawa bersama di atas sepeda motor saat mengelilingi kota, dan hal sederhana lainnya. Hal sederhana yang dapat dikatakan sebagai sesuatu yang berharga dan sulit untuk didapatkan. Kukira kamu akan menjadi pelabuhan terakhir dan menemani hari-hariku hingga akhir cerita, namun pada nyatanya kamu memilih menyudahi segala naskah yang sempat "kita" bangun bersama, akibatnya naskah cerita tersebut tidak memiliki akhir cerita sepeti yang pernah "kita" bayangkan. Tidak seindah kata-katamu saat awal perkenalan, tapi tak apa. Ya. Tidak apa. Lagipula, siapa yang menjamin setiap naskah akan sempurna? siapa yang menjamin setiap cerita punya akhir cerita yang bah...